Dapatkan Partisi Bahan Gypsum Berkualitas dengan Melakukan 4 Pengecekan Berikut!

Gypsum merupakan bahan bangunan yang memiliki banyak fungsi sehingga tidak asing dalam dunia konstruksi. Hal ini disebabkan karena material nya terbilang cukup kuat, serta ringan sehingga bisa digunakan pada beberapa bagian rumah seperti material pembentuk dinding, plafon, ataupun partisi. Namun, walaupun gypsum tergolong kuat, anda harus pandai memilih yang berkualitas dengan melakukan pengecekan khususnya pada partisi gypsum sedetail mungkin.

Kiat Pengecekan Partisi Bahan Gypsum

Agar tidak terjadi kerusakan yang fatal, baik selama proses pemasangan ataupun setelahnya, maka partisi yang akan dibeli harus dicek kondisinya. Bagi orang yang masih awam, beberapa tips berikut bisa diterapkan ketika membeli partisi bahan gypsum, diantaranya

1.Memastikan Permukaannya Rata dan Halus

Bahan Partisi  Gypsum Berkualitas

Gypsum yang berkualitas, bisa dilihat dari komposisi hingga hasil finishing nya yang baik sehingga memiliki permukaan yang rata. Cara melakukan pengecekan bisa dilihat dengan memposisikan partisi dalam keadaan horizontal dan pastikan lengkungan nya maksimal 2 mm. Selain itu, permukaannya partisi juga halus dan tidak menyisakan bekas kasar yang tidak disempurnakan ketika proses produksi.

Proses pengecekan permukaan dan kelengkungan ini menjadi penentu kualitas partisi, karena  permukaan yang halus juga berpengaruh terhadap tingkat kenyamanan nya ketika digunakan. Terlebih jika desain nya polos dan datar, seperti yang sering digunakan pada ruangan umum ataupun formal.

2.Tidak Mudah patah

Bahan Partisi  Gypsum Berkualitas

Cara pengecekan selanjutnya adalah dengan melihat langsung daya tahannya sebelum pemasangan dilakukan. Cara ini sangat efektif dilakukan jika supplier partisi gypsum menggunakan bahan yang diproduksi sendiri. Anda bisa mengecek bahan dasarnya yang masih berupa papan gypsum ketika sedang dipindahkan, apakah mudah patah atau tidak.

Hal yang perlu diingat adalah, bahan yang mudah patah, tidak bisa dilihat dari kelengkungan papan sebagai bahan dasar ketika di bawa. Justru kelengkungan tersebut menunjukkan sifatnya yang elastis dan memiliki kualitas yang baik selama tidak sampai mengakibatkan patah.

3. Bobot Ringan

Bahan Partisi  Gypsum Berkualitas

Salah satu keunikan dari partisi gypsum adalah kualitasnya bisa dilihat dari bobotnya ketika di bawa atau dipindahkan. Semakin ringan partisi tersebut, maka semakin berkualitas bahan penyusunnya, sehingga bisa anda jadikan pilihan. Hal ini disebabkan karena bahan pembentuk gypsum adalah campuran kertas yang sudah diproses.

Sebaliknya, jika ditemukan partisi berbahan gypsum yang memiliki bobot lebih berat, maka dikhawatirkan di dalamnya mengandung komponen tambahan yang tidak menggunakan bahan asli gypsum. Akibatnya ia mudah patah ketika diaplikasikan dalam kondisi yang cukup ekstrem ataupun terkena benturan keras.

4.Bergaransi

Bahan Partisi  Gypsum Berkualitas

Langkah terakhir yang paling mudah dan praktis di lakukan untuk mengecek kualitas dari partisi berbahan gypsum adalah adanya garansi yang diberikan. Garansi di sini, tidak harus diberikan pada partisinya langsung, namun bisa juga dikenakan pada bahan dasar pembuatnya.

Oleh sebab itu, untuk mempermudah proses pengecekan, anda bisa memilih supplier partisi yang sudah terkenal dan memiliki banyak pelanggan. Selain itu, beberapa supplier terkadang juga mempromosikan langsung kelebihan produknya yang bergaransi sehingga bisa dijadikan pilihan yang tepat.

Demikian tips dalam melakukan pengecekan partisi berbahan gypsum yang bagus. Beberapa tips di atas wajib diterapkan, mengingat pada beberapa jenis partisi gypsum tidak di buat dengan bahan yang asli. Hal yang perlu diingat ketika melakukan pengecekan adalah, ketersediaan supplier untuk membebaskan anda dalam melihat langsung produk yang dijual, sebagai bukti barang mereka terpercaya.

Kelebihan Dan Kekurangan HPL

HPL (High Pressure Laminate) adalah material yang populer digunakan sebagai finishing interior. Namun sebelum memilihnya, pastikan Anda sudah mengetahui kelebihan dan juga kekurangannya. Material ini mampu menutup bagian permukaan benda agar terlihat lebih menarik dan indah. Material ini terbuat dari bahan yang bersifat ramah lingkungan sehingga banyak disukai.

Berikut Kelebihan Dan Kekurangan HPL

Kelebihan Dan Kekurangan HPL

Terdapat beberapa merek HPL yang dijual di pasaran saat ini. Setiap merek tentu memiliki harga dan juga kualitas yang berbeda. Untuk itu Anda harus melakukan survei terlebih dahulu agar bisa menentukan material terbaik guna memenuhi kebutuhan. Namun sebelum itu simaklah beberapa kelebihannya sebagai berikut.

1. Tahan gores

Material ini sering digunakan karena memiliki ketahanan yang sangat kuat terhadap goresan benda tajam. Hal tersebut tentu akan membuat tampilan material ini tetap terjamin dan terlihat indah. Tak heran jika material ini sangat populer dan banyak digunakan untuk melengkapi desain ruangan.

2. Mudah diperbaiki

Jika material ini mengalami retak atau sobek, Anda tidak perlu khawatir karena jenis material ini sangat mudah diperbaiki. Namun Anda juga harus melihat bagaimana tingkat kerusakannya. Jika kondisinya masih ringan, Anda bisa memperbaikinya sendiri dengan menggunakan lem. Namun jika kerusakannya sangat parah, Anda bisa memanggil tukang service untuk memperbaikinya. Selain itu Anda juga bisa melepasnya untuk kemudian diganti dengan lapisan yang baru. Dengan begitu kondisi ruangan Anda akan terasa tetap nyaman.

3. Perawatan mudah

Material ini tidak membutuhkan perawatan khusus yang rumit. Anda hanya perlu merawatnya dengan menggunakan lap bersih atau cairan pembersih furniture. Dalam sekejap, permukaan material ini akan terlihat bersih.

4. Harga ekonomis

Harga HPL yang dijual di temtera.com cukup ekonomis. Sehingga siapa saja bisa memilikinya. Material ini bisa digunakan untuk kitchen set dan furniture agar terlihat lebih elegan dan cantik. Komponen ini tentu juga bisa membuat desain interior ruangan Anda semakin nyaman dan enak dilihat.

5. Tersedia berbagai varian

Material ini menyediakan berbagai motif dan juga warna yang menarik dan bisa mendukung penampilan interior secara maksimal. Anda bisa menyesuaikan warna serta motif yang sesuai dengan selera.

6. Tahan air

Material ini memiliki permukaan yang tahan terhadap air sehingga tidak mudah rusak ataupun berubah warna. Selain air material ini juga tahan terhadap minyak sehingga lebih awet digunakan untuk jangka waktu yang lama.

Setiap material tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Setelah mengetahui kelebihannya, simak juga kekurangannya sebagai berikut.

  • Tidak cocok

Material ini tidak tahan terhadap suhu yang tinggi sehingga tidak cocok digunakan pada area outdoor. Akan lebih baik jika digunakan untuk area di dalam ruangan.

  • Tidak tahan panas

Material ini harus ditempel dengan menggunakan lem sehingga tidak mampu terpapar suhu yang terlalu panas. Jika lem sudah terlalu lama digunakan dan terpapar panas, maka lama-lama mampu memudarkan daya rekatnya sehingga mudah terlepas atau menghasilkan gelembung. Untuk menjaga kualitas material ini, sebaiknya letakkan disuhu ruangan biasa yang cukup sejuk dan nyaman.

Dengan mengetahui kelebihan dan kekurangan sebuah material, Anda bisa lebih mudah untuk menyesuaikannya dengan kebutuhan. Setiap toko mungkin akan menjual harga HPL yang berbeda-beda, tergantung dari motifnya. Pada dasarnya material ini merupakan salah satu jenis yang terbaik untuk digunakan sebagai finishing. Agar hasilnya maksimal, proses pemasangan harus dilakukan oleh tenaga ahli yang profesional dalam bidang interior.

Cara Membuat Neon Box Dari Kayu

Neon box merupakan papan reklame sekaligus identitas toko atau tempat suatu bisnis. Neon box sangat maksimal tingkat kecerahan pada malam hari karena efek gelap yang ada di sekitarnya. Artinya, bentuk usaha yang menggunakan neon box biasanya yang menerapkan jam operasi pada malam hari. Namun demikian, pada siang hari neon box juga cukup terlihat jelas sebagai reklame pemberitahu tentang keberadaan toko. Biasanya banyak pelaku jasa yang menawarkan jasa pembuatan neon box secara profesional dengan hasil yang bagus. Tetapi cara membuat neon box dari kayu juga dapat dimungkinkan dengan membuatnya sendiri, mengingat cara kerja neon box sangat sederhana.

Pada dasarnya cara membuat neon box dari bahan kayu mengadopsi seperti cara membuat laci atau kotak kayu pada umumnya. Ada sisi luas sebagai media penempatan desain dan ada sisi lebar sebagai peletak lampu dan desain. Kayu yang digunakan tidak perlu kayu mahal dengan tingkat kerumitan tinggi untuk menghaluskannya. Kayu limbah bekas box buah atau palet termasuk triplek sudah cukup digunakan untuk berkreasi sendiri. Artinya, Anda tidak perlu menjadi tukang kayu jika ingin membuat neon box ini.

Ini Dia Cara Membuat Neon Box Dari Kayu

Agar berhasil dalam pembuatan neon box dari kayu ini, paling tidak Anda sudah mengenal dasar-dasar pertukangan kayu. Mengingat cara membuat neon box dari bahan kayu sangat berkaitan dengan pertukangan, maka pemahaman dasar-dasar pertukangan ini penting agar memiliki gambaran tentang apa yang akan dikerjakan. Secara umum, minimal Anda dapat memotong kayu, mengukur, dan memaku. Dengan kemampuan minimal tiga hal tersebut sudah cukup untuk berkreasi dalam membuat neon box. Berikut langkah-langkahnya.

1. Persiapan

Sebelum cara membuat neon box dari kayu dilakukan, persiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan itu. Hal yang harus disiapkan pada tahapan ini adalah penyediaan perkakas dan bahan untuk pembuatan neon box, berupa gergaji kayu, pengukur segitiga siku-siku, pensil, obeng, paku, palu, cutter, ampelas, kayu palet (tripleks 6 mm), lem kayu (fox), sekerup, desain reklame, lampu neon 10 watt (3 buah) atau lampu LED strip, dan kaca atau akrilik.

2. Pembuatan Box

Haluskan kayu palet atau tripleks 6 mm dengan menggunakan ampelas ukuran 600 kemudian ampelas 1000. Potong kayu tersebut sesuai ukuran secara persisi untuk menghindari kesalahan dan bentuk box yang tidak rapi. Gunakan lem pada wilayah sambungan sebelum dipaku atau disekerup, hal ini dilakukan untuk mengoreksi tingkat persisi agar terjaga kerapihan produk tersebut. Sebaiknya gunakan sekerup untuk menghindari kerusakan pada kayu. Buatlah box secara berkeliling berupa punggung box dengan mengabaikan wilayah luas, sebab bagian ini nantinya akan ditempati desain reklame.

3. Desain

Pembuatan desain dapat dilakukan secara manual atau melalui percetakan dalam bentuk banner atau stiker. Jika ingin membuat desain secara manual, maka jenis cetak yang dilakukan berupa sablon, yaitu mengiris dan melubangi teks agar cahaya neon dapat keluar dari huruf tersebut. Untuk menimbulkan kontras yang besar, maka wilayah di sekitarnya harus dibuat warna hitam. Jika desain menggunakan banner atau stiker, maka Anda harus mencetaknya di percetakan. Tenang, harga desain ini murah mengingat neon box biasanya berukuran tidak lebih dari 80 x 40 cm. Mengingat banner dan stiker ini dapat meredupsi cahaya, maka gunakan lampu neon (TL) 10 wat yang dipasang berjajar sebanyak 3 buah.

4. Perakitan

Pasang lampu di dalam rangka box dan pastikan seluruh lampu menyala. Letakkan kaca atau akrilik pada rangka box sebagai alas desain reklame sebelum desain direkatkan pada kaca ini. Gunakan sekerup untuk menghindari pecahnya kaca dan menjaga kerapihan pada neon box yang telah dibuat.

Pengaruh Kondisi Ruangan Terhadap Furnitur Logam Yang Ada

Furnitur dewasa ini telah berkembang dengan sangat luas dari mulai bentuk yang unik hingga material furnitur yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Material furnitur saat ini ada yang berbahan logam yang mampu mengangkat konsep dengan sangat kuat khususnya konsep ruangan industrial. Gaya industrial adalah gaya yang mengesankan keterbukaan dan ketidakrampungan, dan penggunaan furnitur logam sangat membantu memperkuat kesan tersebut.

Jenis-Jenis Furnitur Logam

Pengaruh Kondisi Ruangan Terhadap Furnitur Logam

Furnitur logam terdiri dari beberapa jenis yang cukup marak digunakan di hunian modern dan dijual di pasaran umum. Di antaranya:

1. Alumunium

Alumunium dalam penampilannya menyerupai stainless steel hanya saja dengan berat yang lebih ringan dan kekuatan yang lebih rendah. Material alumunium tidak dapat mengalami karat namun dapat mengalami korosi.

2. Tembaga

Tembaga merupakan jenis logam berwarna coklat yang mirip dengan perak maupun perunggu. Tembaga merupakan material yang paling banyak digunakan dan ditemukan dalam furnitur khususnya yang berhubungan dengan panas seperti kompor, karena kekuatannya yang tidak akan rusak jika terkena panas. Namun karena kondisi lingkungan luar yang tidak terkontrol, tembaga dapat rusak seperti berubah warna. Untuk itu perlu ada pelapisan khusus di akhir agar tidak mudah rusak.

3. Stainless steel

Merupakan material yang selalu tampil elegan dalam furnitur juga merupakan material yang tahan terhadap berbagai macam cuaca sehingga kerap terhindar dari karat, korosif dan lain-lain.

4. Besi

Besi merupakan material yang sangat kuat juga keras, sehingga dalam pembentukannya besi kerap memerlukan perlakuan dan proses khusus. Yang disayangkan dari material ini adalah mudah sekali berkarat sehingga perlu ada perlakuan tertentu, khususnya untuk menghindarkannya dari kelembaban ruangan seperti menggunakan sika waterproofing untuk dak hanya saja dikhususkan untuk besi.

5. Kuningan

Tampilannya memang tampak seperti emas, namun kuningan merupakan logam yang yang merupakan campuran dari tembaga dan seng. Kuningan mampu menampilkan kesan elegan pada furnitur, namun harus berhati-hati dalam merawatnya karena kuningan sangat mudah mengalami karat hingga pelunturan warna yang menyebabkan tingkan elegannya berkurang.

Pengaruh Kondisi Ruangan Terhadap Furnitur Logam

Seperti yang telah dijabarkan pada poin-poin di atas logam dapat mudah rusak dan salah satu penyebab kerusakannya adalah kondisi lingkungan sekitar logam. Memiliki funritur logam memang dapat menambah estetika, namun tentu sifat logam yang mudah rusak juga harus diperhatikan. Logam tidak rusak oleh benturan, goresan, gesekan dan lain-lain tapi oleh kondisi ruangan. karenanya memiliki furnitur logam harus sangat berhati-hati dalam mengendalikan suhu ruangan. Adapun pengaruh kondisi ruangan terhadap loga antara lain:

  1. Berkarat
  2. Berubah warna
  3. Korosif
  4. Berjamur

Yang terjadi pada furnitur logam akibat kondisi ruangan akan berdampak cukup signifikan terhadap estetika furnitur hingga kesehatan udara akibat karat dan jamur. Karenanya kerusakan logam harus dicegah misalnya dengan mengendalikan kondisi ruangan. Mengendalikan kondisi ruangan dapat dengan mempertahankannya agar tidak lembab dengan menggunakan dinding dan atap anti lembab yang dapat dipasang oleh jasa waterproofing membrane bakar.

Upaya lain yang dapat dilakukan adalah dengan merawat furnitur seperti rutin mengelapnya dengan lap kering agar terhindar dari karat. Selain itu mengecat furnitur logam atau melapisinya dengan cairan tertentu dapat menghindarkannya furnitur dari kerusakan. Pemilik rumah juga harus rutin membuka ruangan agar tergapai oleh kehangatan dari sinar matahari sehingga kondisi ruangan khususnya udara tidak lembab dan dingin.

Cara Membuat Meja TV dari Multiplek

Meja TV merupakan salah satu perabotan rumah tangga utama di rumah, biasanya diletakkan di ruang keluarga atau kamar tidur. Untuk membuatnya kokoh menahan beban televisi seberat apapun, bahan seperti multiplek jadi pilihan utama. Bahkan tanpa bantuan ahlipun Anda bisa membuatnya sendiri di rumah, dengan mengikuti cara yang tepat.

Cara Membuat Meja TV Multiplek

Cara Membuat Meja TV Multiplek

Alat yang dibutuhkan untuk membuat meja ini diantaranya gergaji, palu atau bor, pisau cutter, kuas lem dan dempul. Sedangkan bahannya adalah multiplek, lem, pelapis jenis PVC atau HPL, paku, ampelas, dempul, engsel, kaca untuk pintu meja. Selanjutnya tinggal ikuti cara berikut.

1. Buat Sketsa Meja

Hal pertama yang harus dilakukan adalah, membuat desain atau sketsa dari meja yang akan dibuat. Pastikan ukuran masing-masing bagian, untuk memudahkan Anda saat memotong bahan utamanya yang berupa lembaran kayu berlapis tersebut.

2. Potong Multiplek

Lanjutkan dengan memotong bahan utama menggunakan gergaji, pastikan semua potongan sesuai dengan ukuran masing-masing bagian meja. Mulai dari memotong untuk bagian alas bawah, kaki-kaki meja, hingga bagian atas.

3. Potong Bahan Pelapis

Lanjutkan dengan memotong bahan pelapis, sesuai dengan ukuran dari masing-masing bagian meja. Gunakan pisau cutter untuk memudahkan Anda mendapatkan bagian yang sesuai ukuran, karena kalau pakai gunting terkadang hasilnya tidak tepat.

4. Tempel Bahan Pelapis

Beri lem pada sisi dalam bahan pelapis secara rata, ikuti dengan sisi bahan kayu yang bisa Anda beli di temtera.com dengan harga multiplek murah tapi tetap berkualitas. Biarkan lem setengah kering, lalu tempelkan kedua sisi tersebut hingga merekat sempurna.

5. Amplas dan Rapikan Sisi Kayu

Setelah semua sisi kayu tersebut diberi lapisan, amplas dan rapikan jika terdapat kelebihan bahan pelapis sehingga jadi licin dan rapi. Anda bisa menggunakan amplas manual atau alat amplas khusus.

6. Rakit Bagian Meja

Mengacu pada sketsa meja yang sudah Anda buat sebelumnya, mulailah merakit bagian-bagian meja. Dari bagian terbawah dengan tambahan lapisan kayu di bagian pinggirnya agar lebih kokoh menopang beban nantinya, kemudian sambung dinding dengan bantuan palu dan paku.

Pastikan penyambungan maksimal, ditandai dengan bagian paku tertancap sempurna hingga rata di bagian atas kayu.Setelah sisi dinding kiri dan kanan, lanjutkan dengan memasang dinding bagian belakang, dengan cara yang sama. Lakukan hingga semua sisi dan rangka dalam meja tersambung sempurna.

7. Beri Dempul dan Amplas Agar Rata

Beri dempul pada bagian tancapan paku dan sisi sambungan, agar semua bagian meja menjadi rata sempurna.  Biarkan hingga dempul kering dan meresap, lanjutkan dengan pengamplasan sehingga semua bagian kembali rata.

8. Pasang Engsel

Kalau Anda membuat meja yang dilengkapi pintu, saatnya untuk memasang engsel pintu pada bagian dalam meja. Sebaiknya pilih engsel jenis sendok, sehingga bagian pembukanya terletak di dalam. Jadi saat membuka dan menutup pintu, tidak akan terganggu oleh bagian engsel.

Untuk bentuk meja televisi yang mewah dan elegan, Anda bisa memilih pintu lemari yang terbuat dari kaca. Sehingga jadi perabotan multifungsi, yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan bukum majalah dan koleksi cd Anda dan keluarga.

Demikianlah cara membuat meja TV dari bahan triplek berlapis yang tergolong kokoh ini. Anda akan banyak menghemat biaya dibanding membeli produk jadi, karena cukup mengeluarkan biaya untuk membeli bahan dengan harga multiplek terbaik dan rakit sendiri. Dan lihatlah bagaimana meja tersebut akan menambah kesempurnaan ruangan favorit Anda dirumah. Selamat mencoba.

Beragam Jenis dan Fungsi Pipa Air Terbaik

Sebuah benda memanjang yang bisa digunakan untuk mengalirkan air memang disebut sebagai pipa air. Benda seperti ini sangat lumrah kita temukan di sekitar kita. Tanpa adanya benda yang digunakan untuk menyalurkan cairan tersebut, pasti saat ini kita tidak bisa tenang ketika mandi karena tidak bisa mengalirkan air ke kamar mandi.

Selain itu kegiatan mencuci piring dan mencuci baju juga akan terhambat karena air yang berada di kedalaman tanah tidak bisa naik ke permukaan tanpa ada perantara water pipe. Untuk mengetahui apa saja jenis dan fungsi serta harga pipa air, berikut ini ulasan selengkapnya dari kami untuk Anda.

Pengertian Pipa Air Secara General

Menurut wikipedia.org, pipa air adalah sebuah benda yang terbuat dari karet sintetis yang berbentuk seperti selang namun lebih kaku, dan digunakan untuk membawa air dari satu tempat ke tempat lain. Water pipe kita kenal kehadirannya dalam berbagai warna, kebanyakan berwarna putih atau abu-abu, dan instalasinya kebanyakan dipendam di dalam tanah atau dinding bangunan.

Ada banyak sekali jenis dan fungsi dari water pipe, sehingga spektrum penggunanya pun juga sangat luas. Anda pun pasti bisa menemukan produk seperti ini di berbagai toko bangunan ataupun pasar tradisional sekalipun. Karena memang adanya water pipe sangat vital dan dibutuhkan, sehingga bisa menjadi ladang bisnis yang prospektif.

Berbagai Jenis Serta Fungsi Pipa Air

Di dunia ini, ada banyak jenis water pipe yang digunaan untuk berbagai kepentingan. Berikut ini kami ulas berbagai jenis pipa air beserta fungsinya yang perlu Anda ketahui :

1. Jenis PVC (Poly Vinyl Chloride) Water Pipe

Jenis water pipe yang satu ini bisa dibilang sebagai yang terbaik kualitasnya, karena terbuat dari bahan-bahan unggulan. Produk water pipe yang satu ini sangat tahan panas, tidak mudah meleleh, tidak mudah melakukan penyusutan ketika dingin, dan biasanya berwarna putih. Fungsi dari water pipe yang satu ini bisa digunakan sebagai saluran air bersih, saluran drainase, ataupun saluran air kotor dan bahan kimia yang cukup berbahaya.

2. Jenis CPVC (Chlorinate Poly Vinyl Chloride) Water Pipe

Jenis water pipe yang satu ini juga merupakan salah satunya yang direkomendasikan. Lebih tahan panas dari pipa PVC, produk yang satu ini sangat cocok digunakan oleh para pemilik SPA atau pemandian air panas. Saking tahan panasnya, produk water pipe yang satu ini bisa digunakan untuk mengalirkan air bersuhu hingga 1800 derajat Celcius.

3. Jenis PEX Water Pipe

Water pipe dengan tipe PEX memiliki nama lain Cross-linked Polyetylene water pipe. Jenis water pipe yang satu ini memiliki sistem instalasi atau penyambungan yang cukup sederhana, sehingga mudah dilakukan proses instalasi manual. Pipa jenis ini memiliki sifat yang tahan panas maupun tahan dingin.

4. Jenis Galvanis Water Pipe

Water pipe tipe galvanis memiliki tingkat akurasi yang tinggi, dan biasanya terbuat dari seng yang memiliki lapisan baja. Tekstur dari water pipe yang satu ini cenderung keras, dan dibutuhkan proses instalasi yang tepat agar tidak menimbulkan kerugian biaya.

Itulah berbagai hal yang perlu Anda ketahui tentang jenis dan fungsi pipa air. Untuk masalah harga, Anda bisa mengunjungi web temtera.com  untuk mendapat harga pipa air terbaik. Biasanya, semakin berkualitas produk water pipe yang ingin Anda beli, semakin mahal pula harganya. Jadi, water pipe manakah yang ingin Anda beli?

Jenis-Jenis Kran Air yang Perlu Kamu Tahu!

Fasilitas yang memadai dari sebuah hunian merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kenyamanan penghuninya. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan jenis, material, kelebihan dan kekurangan dari sebuah benda sebelum memutuskan untuk mempergunakannya. Terutama kran air. Banyak orang yang ternyata tidak memahami jenis-jenis kran dan memilih memasang secara asal. Padahal, jenis-jenis kran dibuat dengan spesifik agar dapat mempermudah kegiatan tertentu, lho!

Jenis Kran Air Berdasarkan Bentuknya

Jenis kran air selain dibedakan berdasarkan spesifikasi fungsinya, tetapi juga area pemasangannya juga. Jadi, tidak semua jenis kran cocok dipasang di dalam rumah ataupun digunakan untuk mandi. Berikut jenis-jenis kran air berdasarkan bentuknya :

1. Kran angsa

Kran yang memiliki leher panjang melengkung inilah yang disebut kran angsa. Kran air jenis ini biasanya dipasang di wastafel kamar mandi ataupun dapur. Bentuk lehernya ini menjadikan bak lebih leluasa sehingga kegiatan mencuci lebih mudan dan lebih leluasa.

2. Kran cabang

Kran ini biasanya digunakan di kamar mandi dengan pilihan air yakni panas dan dingin. Kran ini mempermudah pembagian air dengan handle yang juga bercabang.

3. Kran cartridge

Jenis kran air ini sedikit berbeda di mekanisme handle. Jika kran jenis cartridge diputar maka suhunya akan berubah. Sementara untuk menyalakannya handle harus ditarik ke atas.

4. Kran minum

Kran jenis ini dapat mudah ditemukan di fasilitas umum. Bentuknya berbeda dengan jenis yang lain. Kran ini tidak berleher ukurannya lebih kecil dengan saluran air yang menghadap ke arah atas. Hal ini bertujuan agar mempermudah jika orang ingin minum langsung dari pancaran air. Cara untuk menyalakan kran ini tidak diputar tetapi ditekan.

5. Kran taman

Kran jenis ini juga dipasang di luar rumah. Biasanya dipasang di tanah dengan ditopang pipa ataupun ditembok bangunan. Kran ini cocok digunakan untuk menyirami tanaman dan halaman rumah dengan disambung pada selang. Tekanan kran air jenis ini tak beraturan dan lebih kencang sehingga tidak cocok dipasang di dalam rumah.

6. Kran otomatis

Jenis kran yang satu ini biasanya digunakan pada bangunan komersil seperti hotel mewah, mall, apartemen kelas atas dan lain-lain. Tidak perlu memutar atauun memencet, cukup dengan mengulurkan tangan tepat di bawah saluran, maka air akan mengalir secara otomatis karena adanya sensor pendeteksi.

Jenis Kran Air Berdasarkan Material

Jenis-Jenis Kran Air

Selain dibedakan berdasarkan jenis dan fungsinya kran air juga dapat dibedakan berdasarkan material pembentuknya. Hal ini juga mempengaruhi harga kran air. Berikut jenis kran air berdasarkan materialnya :

1. Brass (Kuningan)

Kran air dari bahan ini memiliki daya tahan korosi serta kebocoran. Kran jenis ini lebih tahan lama dan menarik. harga kran air berbahan kuningan lebih mahal jika dibandingkan dengan kran dari bahan lain.

2. Stainless Steel (Baja Tahan Karat)

Kran dari bahan stainless steel jika dilihat dari segi harga tentunya lebih murah . Namun, ketahanannya terhadap air lebih rendah. Jika memilih kran air jenis ini pilihlah yang mencantumkan jenis stainless-nya jika tidak biasanya mutu baik.

3. Zinc Alloy

Harganya cukup murah namun kualitasnya tidak sebaik kuningan dan stainless steel.

4. Plastik

Harga kran air yang terbuat dari plastik adalah yang paling murah diantara ketiganya. Namun, ketahanannya lebih rendah. Kran ini lebih baik dipasang di area terlindung dari panas, kelembaban maupun cuaca ekstrem.

Harga kran air di temtera tentunya sangat variatif. Apalagi saat ini untuk mendapatkan kran air tidak hanya toko konvensional yang menyediakan tetapi toko online pun juga telah menjamur. Pilihlah kran sesuai fungsi kebutuhan dan berkualitas!

Perbedaan Paling Mencolok Antara Material Kayu dan Alumunium

Penggunaan kayu dan aluminium untuk sektor konstruksi memang memiliki penggemarnya masing-masing. Penggunaan material kayu maupun aluminium banyak diterapkan dalam berbagai hal seperti pintu aluminium kamar mandi, kusen kayu, pintu kayu, dekorasi beraksen kayu, dan masih banyak lagi.  Kedua material antara kayu dan aluminium tentu memiliki perbedaannya masing-masing baik itu melingkupi kekurangan maupun kelebihan.

Perbedaan Material Kayu dan aluminium

Memilih antara material kayu maupun aluminium menjadi hak masing-masing pengguna. Namun tentu saja sebelum Anda memutuskan apa yang akan Anda pilih antara kayu dan aluminium, tentu Anda harus memiliki alasan mendasar seperti urgensi penggunaan dan tingkat efektifitas dalam penggunaan. Adapun perbedaan antara kayu dan aluminium di antaranya:

1. Kelembaban

Rata-rata orang menghindari material kayu karena mudah sekali terkena lembab hingga menimbulkan jamur, apalagi jika material tersebut digunakan untuk sesuatu yang sering bersentuhan dengan air, misalnya pintu kamar mandi. Hal ini dikarenakan kayu lebih mudah menyerap air dibandingkan dengan aluminium. Sedangkan aluminium sama sekali akan terhindar dari lembab, oleh karenanya wajar saja orang lebih banyak memilih pintu aluminium kamar mandi dibandingkan dengan material kayu.

2. Karat

aluminium walaupun tahan terhadap lembab tapi merupakan material yang mudah berkarat sedangkan kayu tidak. Itulah sebabnya orang akan menggunakan lapisan pelindung tertentu untuk aluminium agar tidak terhindar dari karat.

3. Rayap

Kayu lebih mudah terkena rayap dibandingkan dengan material lainnya termasuk aluminium, sehingga perlu juga adanya lapisan pelindung yang akan melindungi kayu dari serangan rayap.

4. Tingkat keawetan

Pada dasarnya tingkat keawetan antara kayu dan aluminium sangat relatif. Anda mungkin akan segera mendapati aluminium Anda berkarat ketika Anda pasang untuk menjadi pintu kamar mandi karena Anda tidak menggunakan lapisan pelindung. Sedangkan pintu kamar mandi dari material kayu mungkin lebih awet karena sudah Anda pasangi dengan lapisan anti karat dan lembab. Tingkat keawetan material kayu dan aluminium terletak dari seberapa pandai Anda menjaganya.

5. Harga

Harga aluminium lebih murah dari pada harga kayu di pasaran. Jadi jika Anda ingin mempertimbangkan biaya untuk bahan desain interior Anda, pilihlah material aluminium. Misalnya Anda lebih baik memilih pintu aluminium kamar mandi dilapisi pelindung dibandingkan dengan memilih material kayu yang juga sama-sama dilapisi pelindung. Berbeda jika Anda memilih material untuk estetika tanpa mempertimbangkan biaya, Anda bisa saja memilih material kayu.

6. Ramah lingkungan

Saat Anda memilih kayu, mungkin Anda harus mempertimbangkan kayu apa yang akan Anda gunakan. Jika kayu yang Anda pilih termasuk kayu langka dan sulit untuk ditumbuhkan, lebih baik Anda menggunakan material aluminium yang lebih ramah lingkungan dan menjaga sumber daya alam yang terancam punah. Anda dapat menggunakan cara lain untuk mendapat aksen kayu pada ruangan Anda, misalnya dengan menggunakan wallpaper pola kayu, lantai parket, dan lain-lain.

7. Fleksibilitas

Material kayu memiliki tingkat fleksibilitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan material aluminium sehingga lebih mudah untuk dibentuk. Wajar saja jika banyak sekali jenis-jenis dekorasi seperti patung yang lebih memilih material kayu dibandingkan material lainnya.

Itulah perbedaan yang paling mencolok antara material kayu dan aluminium. Pilihan tetap ada di tangan Anda. Yang harus Anda pertimbangkan dalam memilih adalah seberapa besar resiko yang akan ditanggung oleh banyak pihak, seberapa besar keuntungan yang akan Anda dapatkan dan seberapa banyak material tersebut dapat dimanfaatkan dengan maksimal.

Cara Memasang Karpet Tile Pada Lantai

Mau mengganti interior lantai rumah Anda? Coba pakai karpet tile yang akan memberikan kemewahan tanpa harus keluar duit mahal. Tapi memang untuk memasangnya dibutuhkan cara yang berbeda, dibanding pemasangan karpet jenis lain. Penasaran bagaimana caranya? Yuk simak penjelasan lengkapnya berikut ini hanya untuk Anda.

Cara Memasang Karpet Tile

7 Cara Memasang Karpet Tile Lantai Yang Tepat

Ada tujuh cara yang bisa dilakukan untuk memastikan produk dengan harga karpet tile terbaik, yang sudah Anda beli bisa merekat sempurna. Dan tentunya menjadi keindahan baru pada interior ruangan, coba terapkan satu persatu secara berurutan untuk hasil terbaik.

1. Ukuran Lantai

Sebelum mulai pada tahap memasang, kamu harus mengukur dulu lantai yang akan dipasangi karpet tersebut. Baik itu lebar maupun panjangnya, pastikan ukuran sangat akurat agar tidak membuat hasil pemasangan nanti tidak maksimal.

Kemudian pastikan juga berapa jumlah karpet yang akan dipasang, karena biasanya karpet jenis ini memiliki bentuk persegi dengan ukuran satuan berkisar 50 cm x 50 cm. Cara memastikan jumlah karpet adalah membagi luas lantai dengan ukuran karpet, jadi jumlah karpet yang akan dipasang benar-benar akurat.

2. Meratakan lantai

Biasanya karpet ini akan dipakai pada lantai beton, jadi pastikan lantai tersebut memiliki permukaan yang rata. Sehingga saat ditempel dengan karpet tidak ada bagian berlubang, lebih tinggi, atau miring.

Caranya bisa dengan memberi amplas pada lantai, atau melapisi kembali bagian yang tidak rata dengan semen halus. Setelah itu jangan lupa untuk menggunakan pengukur kemiringan yang biasa disebut clinometer, untuk memastikan lantai sudah memiliki tingkat rata sempurna.

3. Bersihkan Lantai

Selanjutnya pastikan permukaan lantai sudah bersih dari debu dan kotoran, agar saat menempelkan karpet lebih maksimal. Pembersihan bisa dilakukan dengan menyapu lantai, mengepelnya hingga benar-benar siap untuk ditempeli karpet.

Jika lantai masih terasa lembab biarkan dulu hingga kering, Anda bisa pakai pengering atau kipas angin agar lantai tak lagi lembab. Memang butuh kesabaran, tapi Anda akan puas, dengan hasilnya setelah proses pemasangan selesai.

4. Mulai Dari Tengah

Jika karpet tile yang Anda pilih memiliki motif tertentu, mulailah memasang karpet dari bagian tengah. Sehingga jelas bagaimana posisi motif yang akan tercipta, jika dari sudut akan menyulitkan Anda ketika harus menggunting bagian karpet yang berlebih. Untuk memudahkan, kamu juga bisa meletakkannya dulu sesuai kebutuhan sebelum direkatkan.

5. Gunakan Lem Khusus

Perekatan karpet ini biasanya menggunakan dua metode, ada yang pakai lem khusus yang memang dijual untuk merekatkan karpet. Ada juga yang menggunakan perekat otomatis yang terdapat di bagian bawah karpet, dimana kamu tinggal membuka penutupnya dan menempelkan karpet langsung pada lantai.

Harga lem ini tidak terlalu mahal jika dibandingkan harga karpet tile, tapi soal kualitas rekat bisa dipastikan maksimal. Anda tinggal bertanya pada pemilik toko karpet, tentang lem khusus terbaik yang bisa digunakan.

6. Pastikan Merekat Sempurna

Untuk penggunaan lem, pastikan kedua sisi yaitu bagian bawah karpet dan lantai sudah diolesi lem. Kemudian rekatkan dan tekan beberapa saat hingga kedua bagian tersebut menyatu sempurna. Sama halnya ketika menggunakan perekat otomatis, juga perlu teknik menekan agar karpet bisa menempel.

7. Potong Jika Berlebih

Upayakan bagian berlebih berada di pojok lantai, untuk memudahkan Anda memotongnya tanpa merusak motif yang sudah tercipta di lantai tersebut. Gunakan pisau khusus untuk melakukan pemotongan, agar ukuran karpet yang dipotong benar-benar sesuai.

Jadi ketika Anda sudah memastikan semua cara memasang karpet tile di atas terealisasi dengan baik, maka interior lantai ruangan sudah terlihat berbeda. Dijamin lebih indah dan elegan jika dibandingkan dengan lantai Anda sebelumnya. Mau mencobanya sekarang?

Ingin Hemat Biaya Membangun Rumah? Manfaatkan GRC Pada 4 Area Ini

Setiap orang pastilah memiliki impian untuk memiliki hunian yang luas dan nyaman. Namun apa daya, biaya rumah yang tiap tahun kian meningkat mengharuskan Anda bekerja sangat keras. Walaupun tidak bisa mendapatkan rumah yang luas, setidaknya penghematan biaya membangun rumah bisa dilakukan. Ada banyak cara menghemat, salah satunya adalah menggunakan partisi GRC di beberapa area rumah.

Mengapa GRC? Pertama harganya sangat murah hanya berkisar puluhan ribu untuk satu palet saja. Kedua adalah proses pemasangan yang mudah akan mempercepat pemasangan. Jadi Anda tidak perlu membayar tukang lebih lama. Ketiga, GRC memiliki kelebihan dari segi ketahanan terhadap api, air hingga panas. Area rumah yang menggunakan GRC akan bertahan lebih lama daripada yang dibayangkan.

Penggunaan GRC Pada Area Rumah Guna Menghemat Biaya

Manfaatkan GRC Pada Area Ini

Satu lagi alasan mengapa GRC banyak dipilih adalah bentuknya yang sangat bervariasi. Anda bisa menggunakan pada hampir di seluruh area rumah. Pemasangan bisa dilakukan secara horizontal bahkan vertikal menyesuaikan bentuk rumah. Bentuk partisi Glassfibre Reinforced Cement sebagian besar seperti papan, tapi ada juga yang sudah dicetak sehingga memiliki bentuk ukiran.

Fleksibilitasnya pun cukup tinggi, jadi GRC yang berbentuk papan bisa dibuat melengkung ketika hendak digunakan sebagai kubah. Kira-kira apa saja area rumah yang membutuhkan GRC sebagai materialnya sehingga bisa bertahan lama? Berikut ini macam-macamnya:

  • Plafon

Manfaatkan GRC Pada Area Ini

Setiap rumah di rumah Indonesia selalu menggunakan plafon, baik itu rumah bergaya minimalis hingga modern. Plafon akan mencegah debu dan kotoran yang masuk melalui celah genteng ke dalam rumah. Biasanya plafon yang digunakan berbahan gypsum, namun harga plafon gypsum lebih mahal ditambah lagi bobotnya yang berat.

Dibandingkan dengan plafon GRC juga, gypsum lebih mudah berjamur karena tidak tahan terhadap air jika terjadi kebocoran. Maka akan lebih baik jika plafon di rumah menggunakan partisi Glassfibre Reinforced Cement yang lebih murah dan tahan air. Plafon rumah akan bertahan lebih lama dan bebas resiko rapuh karena jamur.

  • Dinding

Manfaatkan GRC Pada Area Ini

Satu lagi penggunaan GRC adalah sebagai pengganti dinding di dalam ruangan. Biasanya dinding dibuat dengan menggunakan batu bata yang direkatkan dengan semen berpasir. Namun untuk membangun dinding dengan batu bata Anda bisa menghabiskan belasan juta rupiah ditambah dengan pengerjaannya yang cukup lama.

Berbeda dengan GRC, cukup dengan membuat kerangka dan langsung disusun rapi, pemasangan berlangsung dalam beberapa hari saja. Anda tidak perlu memikirkan proses plamir atau memperhitungkan membeli batu bata dalam jumlah banyak. Dinding GRC juga bisa dicat dan memberikan penampilan ruangan lebih menarik.

  • Tiang rumah

Bagi Anda yang berencana membangun rumah lebih besar dan ingin menggunakan tiang, maka sebaiknya gunakan GRC daripada membuat cor. Tiang dari bahan cor membutuhkan biaya yang sangat mahal karena seluruh bahannya menggunakan semen. Belum lagi prosesnya cukup lama dan membutuhkan tukang profesional yang jasanya sangat mahal. Anda bisa menggantikan cor pada tiang rumah menggunakan partisi GRC yang disusun. Anda bahkan bisa memvariasikan tiang berbentuk datar menjadi melengkung sehingga tampilannya lebih mewah.

  • Countertop kabinet dapur

Apakah Anda berencana untuk mengisi furnitur dapur dengan kitchen set? Tahukah Anda bahwa GRC juga bisa digunakan dalam pembuatan countertop kabinet dapur? Bukan hanya bagian rumah secara struktural saja, tetapi GRC juga sering digunakan dalam pembuatan furnitur. Alasannya adalah GRC adalah bahan yang aman, tahan air dan tahan panas. Jadi penggunaannya sebagai furnitur dapur sangatlah tepat.