Perbedaan Paling Mencolok Antara Material Kayu dan Alumunium

Perbedaan Antara Material Kayu dan Alumunium

Penggunaan kayu dan aluminium untuk sektor konstruksi memang memiliki penggemarnya masing-masing. Penggunaan material kayu maupun aluminium banyak diterapkan dalam berbagai hal seperti pintu aluminium kamar mandi, kusen kayu, pintu kayu, dekorasi beraksen kayu, dan masih banyak lagi.  Kedua material antara kayu dan aluminium tentu memiliki perbedaannya masing-masing baik itu melingkupi kekurangan maupun kelebihan.

Perbedaan Material Kayu dan aluminium

Memilih antara material kayu maupun aluminium menjadi hak masing-masing pengguna. Namun tentu saja sebelum Anda memutuskan apa yang akan Anda pilih antara kayu dan aluminium, tentu Anda harus memiliki alasan mendasar seperti urgensi penggunaan dan tingkat efektifitas dalam penggunaan. Adapun perbedaan antara kayu dan aluminium di antaranya:

1. Kelembaban

Rata-rata orang menghindari material kayu karena mudah sekali terkena lembab hingga menimbulkan jamur, apalagi jika material tersebut digunakan untuk sesuatu yang sering bersentuhan dengan air, misalnya pintu kamar mandi. Hal ini dikarenakan kayu lebih mudah menyerap air dibandingkan dengan aluminium. Sedangkan aluminium sama sekali akan terhindar dari lembab, oleh karenanya wajar saja orang lebih banyak memilih pintu aluminium kamar mandi dibandingkan dengan material kayu.

2. Karat

aluminium walaupun tahan terhadap lembab tapi merupakan material yang mudah berkarat sedangkan kayu tidak. Itulah sebabnya orang akan menggunakan lapisan pelindung tertentu untuk aluminium agar tidak terhindar dari karat.

3. Rayap

Kayu lebih mudah terkena rayap dibandingkan dengan material lainnya termasuk aluminium, sehingga perlu juga adanya lapisan pelindung yang akan melindungi kayu dari serangan rayap.

4. Tingkat keawetan

Pada dasarnya tingkat keawetan antara kayu dan aluminium sangat relatif. Anda mungkin akan segera mendapati aluminium Anda berkarat ketika Anda pasang untuk menjadi pintu kamar mandi karena Anda tidak menggunakan lapisan pelindung. Sedangkan pintu kamar mandi dari material kayu mungkin lebih awet karena sudah Anda pasangi dengan lapisan anti karat dan lembab. Tingkat keawetan material kayu dan aluminium terletak dari seberapa pandai Anda menjaganya.

5. Harga

Harga aluminium lebih murah dari pada harga kayu di pasaran. Jadi jika Anda ingin mempertimbangkan biaya untuk bahan desain interior Anda, pilihlah material aluminium. Misalnya Anda lebih baik memilih pintu aluminium kamar mandi dilapisi pelindung dibandingkan dengan memilih material kayu yang juga sama-sama dilapisi pelindung. Berbeda jika Anda memilih material untuk estetika tanpa mempertimbangkan biaya, Anda bisa saja memilih material kayu.

6. Ramah lingkungan

Saat Anda memilih kayu, mungkin Anda harus mempertimbangkan kayu apa yang akan Anda gunakan. Jika kayu yang Anda pilih termasuk kayu langka dan sulit untuk ditumbuhkan, lebih baik Anda menggunakan material aluminium yang lebih ramah lingkungan dan menjaga sumber daya alam yang terancam punah. Anda dapat menggunakan cara lain untuk mendapat aksen kayu pada ruangan Anda, misalnya dengan menggunakan wallpaper pola kayu, lantai parket, dan lain-lain.

7. Fleksibilitas

Material kayu memiliki tingkat fleksibilitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan material aluminium sehingga lebih mudah untuk dibentuk. Wajar saja jika banyak sekali jenis-jenis dekorasi seperti patung yang lebih memilih material kayu dibandingkan material lainnya.

Itulah perbedaan yang paling mencolok antara material kayu dan aluminium. Pilihan tetap ada di tangan Anda. Yang harus Anda pertimbangkan dalam memilih adalah seberapa besar resiko yang akan ditanggung oleh banyak pihak, seberapa besar keuntungan yang akan Anda dapatkan dan seberapa banyak material tersebut dapat dimanfaatkan dengan maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *