4 Langkah Menutup Lubang Bekas Paku dan Sekrup di Dinding

Dinding yang pernah digunakan untuk menggantung lukisan atau foto biasanya menggunakan paku atau sekrup. Ketika Anda hendak memindahkan barang di dinding maka bekas lubang akan muncul. Jika tidak segera diperbaiki maka dapat merusak penampilan dinding. Apalagi jika dinding Anda menggunakan warna putih maka lubang akan sangat mudah terlihat.

Selain menimbulkan tampilan yang kurang menarik, lubang bekas paku juga dapat melebar. Kerusakan pada dinding bisa menjadi lebih besar karena beberapa serangga bisa membuat sarang di dalamnya. Cat akan mengelupas karena retakan yang diakibatkan pada dinding.

Jika Anda menggunakan wallpaper, lubang juga harus segera ditutup. Anda bisa segera membeli wallpaper dinding murah yang baru dan mengganti satu roll untuk dinding yang berlubang daripada menutupnya atau menambalnya.

Langkah-Langkah Menutup Lubang Bekas Paku dan Sekrup

 

Menutup Lubang Bekas Paku dan Sekrup

Menambal lubang bekas paku atau bekas sekrup bisa menjadi pekerjaan yang sangat mudah. Anda bisa meluangkan waktu di akhir pekan untuk memperbaikinya. Jika banyak lubang bekas paku maka sebaiknya persiapkan material dan juga alat untuk menambalnya. Jangan lupakan untuk mempersiapkan lubang bekas paku agar bahan dapat menambal sempurna.

Beberapa bahan yang dibutuhkan untuk menambal adalah dempul dinding atau plamir dan air. Sedangkan untuk alatnya adalah pisau scrape, amplas dinding, kain, dan juga wadah untuk mencampurkan bahan. Jika semua alat dan bahan sudah siap, ikuti langkah-langkah aplikasinya berikut ini.

  • Mempersiapkan dinding

Ketika terdapat lubang, maka di dalamnya pasti terdapat kotoran. Sebaiknya cungkil kotoran yang ada di dalam lubang hingga benar-benar bersih. Kemudian amplas permukaan lubang dengan diameter sekitar 5 cm. Amplas hingga permukaan atau warna cat menghilang. Bersihkan semua debu dengan kain.

  • Mencampurkan bahan

Campurkan bahan plamir dan juga air, aduk merata di dalam wadah yang berbeda. Pastikan Anda menambahkan sedikit demi sedikit air agar tidak terlalu encer. Buatlah adonan seperti pasta yang nantinya bisa mengisi lubang.

  • Mengisi lubang dan mengeringkan

Isilah lubang bekas paku atau sekrup dengan pasta plamir yang telah dibuat. Isikan dengan pisau scrape sambil ditekan. Ratakan permukaannya sehingga rata seperti bagian dinding lainnya. Pastikan lubang tidak lagi terlihat, kemudian tunggu kering beberapa saat.

  • Mengamplas dan mengecat

Terakhir adalah setelah kering plamir bisa langsung di amplas lagi. Fungsinya untuk menghaluskan dan memudahkan pengecatan. Siapkan cat dinding dengan warna yang sama kemudian kuas bagian bekas paku tersebut hingga mendapatkan warna mirip bagian dinding lainnya. Setelah kering bekas lubang paku tidak akan terlihat kembali.

Cara Lain Menutup Lubang Paku di Dinding

Cara di atas adalah cara paling mudah untuk memperbaiki bekas lubang paku. Namun jika Anda kesulitan mendapatkan plamir maka cara paling mudah adalah menutup lubang dengan wallpaper. Apabila tidak bisa mendapatkan satu roll wallpaper dinding murah dengan motif yang sama, maka cobalah untuk mencari sisa wallpaper yang dulu digunakan.

Cobalah potong pada motif yang berlubang tersebut kemudian amplas sedikit permukaannya. Gunakan lem wallpaper untuk menutup lubang tersebut. Pastikan potongan dari wallpaper untuk menutup tidak terlalu kelihatan. Namun jika Anda ingin mengganti banyak bagian sebaiknya belilah wallpaper baru di tempat jual wallpaper dinding yang murah.

Apabila Anda tidak ingin menggunakan wallpaper maka cara terakhir adalah menggunakan semen. Anda bisa menambal lubang seperti ketika menggunakan plamir, hanya saja diganti dengan semen. Perlu diingat semen adalah bahan yang mudah kering jadi pengerjaannya harus lebih cepat daripada ketika menggunakan plamir.