Bahaya Untuk Perabotan Kayu, Jaga kelembaban Udara Yang Kondusif!

Perabotan Kayu

Menjaga sirkulasi udara dalam rumah seperti hal sepele. Hal tersebut terkait bukan hanya pada kenyamanan pemilik rumah, namun juga keawetan perabotan. Interior design yang didominasi dengan furniture kayu lebih rentan pada kondisi udara dari pada material lainnya. Teksturnya yang baik, tampilan yang menyenangkan dan berestetika tinggi ini juga bisa mudah rusak dikarenakan udara dalam rumah yang tidak kondusif.

Perabotan Kayu

Jaga Kelembaban Udara Untuk Keawetan Furniture Kayu

Daerah tropis seperti Indonesia mengalami kemarau yang panas dan curah hujan tinggi yang buat udara lembab. Kala musim hujan datang cuaca jadi lebih lembab dari biasanya. Sebagai perlindungan bangunan untuk kebocoran yang buat rumah lembab bagian atap bisa ditambahkan waterproofing membran. Sementara lapisan kedap air untuk interior atau perabotan beda lagi. Seperti untuk furniture berbahan dasar kayu agar dapat tahan lama penggunaannya juga dapat dilakukan beberapa cara seperti.

1. Lapisan Anti Air

Agar permukaan perabotan kayu terjaga warna dan kekuatannya. Dapat digunakan lapisan anti air khusus untuk furniture kayu atau sealent. Lapisan tersebut cukup dioleskan diatas permukaan kayu beberapa kali sehinga cukup tebal untuk melindungi dari kelembaban.

2. AC dan Ventilator

Suasana dalam rumah yang tidak panas akan terasa nyaman bagi penghuni rumah. Namun pastikan dahulu udara sejuk tersebut karena sirkulasi udara yang lancar dan bukan karenan kelembaban akibat kebocoran atau rembasan pada bangunan. Sebagai pengatur udara dapat dipasang AC untuk memberikan kesejukan serta ventilator untuk mengeluarkan hawa panas dalam ruangan.

3. Lapisan Anti Jamur

Udara lembab sangat rentan bertumbuhnya jamur pada rangka perabotan kayu. terutama bila jarang digunakan dan terletak di ruangan yang kurang sinar matahari. Hal tersebut bisa buat pertumbuhan jamur semakin parah. Solusi pencegahannya bisa pakai lapisan anti jamur. Sebagai perawatan sehari-hari perabotan kayu harus sering dilap agar jamur tidak tumbuh dan merusak perabotan yang terbuat dari kayu.

4. Menjemur Furniture

Bila curah hujan cukup lama, rumah mengalami kebanjiran atau ada rembesan air yang masuk pada rumah untuk kurun waktu yang lama. Lalu, udara dalam rumah jadi lembab dan berbau tidak enak. itulah saatnya bersih-bersih total. Jemur perabotan kayu anda. perbaiki bagian rumah yang buat udara lembab dalam rumah seperti pakai sika waterproofing untuk lantai atau dinding. Sedangkan perabotan kayu cukup dijemur dan diangin-angini agar bagian yang lembab mengering.

5. Mengubah Posisi Perabotan Kayu

Sesekali penting untuk merubah posisi perabotan. Selain merubah suasana. pergantian posisi juga akan menghindari penumpukan debu dikarenakan kurang bersihnya mengelap perabotan kayu. terutama kayu jati dengan ukiran yang lebih sulit untuk dibersihkan. Dengan merubah tata letak maka area yang biasanya tidak terjangkau dapat dibersihkan secara berkala. Jamur dan rayapun sulit berkembang biak karena perabotan selalu digunakan dan berpindah. Jamur dan rayap lebih mudah menyerang perabotan kayu yang sudah lama tidak dipakai atau dipindahkan.

6. Ventilasi

Menjaga kelembaban udara sangat berpengaruh pada kualitas perabotan kayu yang ada dalam ruangan. Bila ada ventilasi seperti jendela, maka pada waktu tertentu bukalah bagian tersebut. Udara yang terlalu lembab dan pengap bisa diatasi. Bila tidak ada ventilasi maka bisa diganti dengan AC atau hexos. Dengan itu, ruangan akan senantiasa kering dan nyaman bagi penghuni.

Perabotan kayu akan awet untuk jangka waktu yang lama bisa terus digunakan. Untuk menghindari udara lembab yang buat perabotan kayu rusak, dapat menggunakan beberapa ide yang sudah tertuang di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *